Your Slideshow Title: Me’s trip from Jakarta, Jawa, Indonesia to Bandar Lampung was created by TripAdvisor. See another Bandar Lampung slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.
WELLCOME MY BLOG JAYA TINGGI

Kamis, 01 Desember 2011

CONTOH PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS..



USULAN PENELITAIAN TINDAKAN KELAS
1.
IDENTITAS PENILITIAN



a.
JUDUL
:
Penerapan Metode Eksperimen dalam Pokok Bahasan Perpindahan Panas untuk dapat Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Kelas VI di SDN Arjasarari I

b.
MATA PELAJARAN
:
Ilmu Pengetahuan Alam

c.
KELAS
:
VI (ENAM)

d.
MATERI      
:
TATA SURYA





2.
PENELITI



1.
NAMA
:
ARHAP

2.
NIM
:
816901895

3.
MASA REGISTRASI
:
2010.2

4.
SEMESTER / REG. AWAL
:
VI / 2008.1





3
LATAR PENELITIAN



a.
LOKASI
:
SDN TJ.REJO

b.
WAKTU
:
SEMESTER I

 



A.    Judul Penelitian

Penerapan Metode Eksperimen dalam Pokok Bahasan Perpindahan Panas untuk dapat Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Kelas VI di SDN Tj.Rejo

B.     Latar Belakang

Materi Perpindahan panas merupakan materi semi-konkret sehingga perkembangan kognitif siswa harus dalam taraf berpikir Konkret Operasional. Atas dasar ini, perkembangan belajar anak kelas VI harus sudah melewati belajar secara intuitif, kemudian belajar hal-hal secara konkret, selanjutnya belajar abstrak pada kelas-kelas akhir (Surya, 2007). Masalahnya sekarang adalah apakah semua anak kelas VI sudah berada pada taraf berpikir Konkret Operasional apa belum.
Melalui beberapa pembelajaran yang pernah dilakukan guru kelas VI sendiri. Banyak siswa yang minim hasil belajarnya karena siswa kurang begitu antusias mengikuti pembelajaran. Mereka sepertinya jenuh dan asyik dengan pemikiran sendiri-sendiri ketika guru sedang memberikan pembelajaran melalui ceramah. Meskipun kadang guru mengeraskan suara, menegaskan ucapannya, bahkan meyakinkan siswa.
Kegiatan Belajar Mengajar di SDN Tj.Rejo secara umum masih melalui pengajaran verbal, seperti ceramah. Pengajaran ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Bahkan penulis/peneliti yang merupakan alumnus sekolah tersebut merasakan pengajaran yang tidak berubah-ubah. Sehingga pengajaran akan seperti itu-itu saja dan akhirnya siwa tidak memiliki kesempatan untuk memaknai belajarnya.
Hal itu terbukti ketika peneliti/penulis meniliti hasil kerja  kelas VI SD Negeri Tj.Rejo Kecamatan Patrol Kabupaten WAY KANAN, menunjukkan rendahnya kemampuan belajar siswa serta hasil belajar siswa kurang memuaskan. Dari 37 siswa yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan yang mencapai tingkat penguasaan materi sebesar 77% keatas hanya 4 siswa, sedangkan yang lain hasil belajarnya kurang dari 77%. Data tersebut diperoleh dari hasil evaluasi yang penulis laksanakan setelah proses pembelajaran. Penyebab masalah ini karena proses pembelajaran kurang menarik, metode yang digunakan cenderung monoton, banyak ceramah sehingga siswa pasif dalam menerima pelajaran.
Guru selalu beranggapan bahwa materi Perpindahan Panas anak-anak sudah memiliki keterwakilan materi. Perpindahan panas secara konduksi, konveksi, dan radiasi memiliki banyak contoh dari alam yang pernah dilihat secara langsung di kehidupan mereka. Sehingga guru merasa tidak perlu mengkonkretkan pembelajaran dengan sesuatu yang lebih nyata.
Kemampuan awal sebenarnya menjadi modal awal mereka untuk mengetahui lebih lanjut tentang Perpindahan Panas tersebut. Ausubel dalam bukunya Educational Psycolog: A Cognitive View, menyatakan bahwa faktor yang paling penting yang mempengaruhi belajar ialah apa yang telah diketahui siswa. Pernyataan ini kemudian ia kembang dalam inti belajar bermakna (Isti Rokiyah:2008).
Materi Perpindahan Panas SD Kelas VI masih bersifat dasar.  Tidak memerlukan pengkajian terlalu dalam untuk mengajarkannya kepada siswa. Materi ini sekedar menerangkan beberapa konsep, teori, identifikasi saja. Oleh karena itu, sangatlah cocok apabila metode yang digunakan pada pembelajaran ini berupa metode ekperimen.

A.    Rumusan Masalah

Berdasarkan masalah yang telah teridentifikasikan, melalui diskusi dengan teman sejawat dengan menganalisis daftar nilai, tugas-tugas yang telah diberikan, balikan yang telah diberikan guru terhadap siswa, serta melakukan refleksi terhadap prilaku mengajar yang telah ditetapkan, maka diketahui faktor penyebab siswa kurang menguasai materi yang diajarkan adalah:
“Bagaimana peningkatan kemampuan belajar siswa setelah di terapkannya metode eksperimen dalam pokok bahasan Perpindahan Panas?”
A.    Cara Pemecahan Masalah

Pembelajaran Klasikal dengan metode ceramah memberikan kelemahan yang tidak mendukung belajar bermakna seperti yang diisyaratkan Ausubel. Karena kelemahan metode ini sangat kurang memberikan kesempaan kepada siswa untuk berpartisipasi secara aktif. Di samping itu, materi pelajaran lebih cenderung pada aspek ingatan, sehingga bagi siswa yang kurang memiliki kemampuan menyimak dan mencatat dengan baik akan terasa jauh tertinggal (Toto, 2008).
note : mau dapat yang lengkapnya....proposal/makalah kuliah anda...
langsung bisa hubungi facebook saya...
setiap saat siap melayani anda...







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar